Aturan dan Batasan Plagiarisme Yang Perlu Di Pahami

Melakukan plagiarisme artinya mencuri hasil buah pikir dan karya orang lain tanpa izin pemilik aslinya. Ini tentunya menjadi keresahan tersendiri bagi pemilik karya sebab ia tak memperoleh manfaat apapun dari karya yang dijiplaknya. Plagiarisme merupakan tindakan pencurian terhadap gagasan dan ide orang lain yang kemudian diakui sebagai milik sendiri.

Sebagian orang melakukan tindakann plagiarisme karena ketidaktahuan tentang tulis menulis dan bagaimana cara mengutip yang benar. Mencantumkan hasil karya pikir orang lain dalam tulisan tak ada salahnya apabila disertakan dengan sumber aslinya.

Plagiarisme sangat umum terjadi di kalangan mahasiswa karena minimnya pengetahuan soal etika penulisan, aturan penulisan serta tak memahami pedoman pengutipan. Kementerian Pendidikan telah memberikan rambu-rambu yang mengatur perihal pungutan. Apabila seseorang mahasiswa melanggar, maka ia akan memperoleh teguran baik dari dosen atau kampus.

Baca Juga : Inspirasi Desain Rumah 2 Lantai Sederhana dan Biaya

Aturan dan Batasan Plagiarisme Yang Perlu Di Pahami

Aturan Plagiarisme

Aturan dalam pengutipan sangat sederhana sekali, apabila seseorang mengutip dari suatu sumber maka sertakanlah sumber aslinya. Kutipan langsung tidak dapat dilakukan untuk satu halaman penuh. Sebaiknya kutipan langsung berisi beberapa paragraf saja. Adapun gagasan mengenai sesuatu yang dibahas dalam selembar penuh harus disampaikan dengan bahasa penulis dengan menyertakan sumber asli pemilik gagasan.

Batasan Plagiarisme

Universitas mewajibkan kepada mahasiswa nya untuk melakukan uji plagiarisme untuk memastikan bahwa karya tulisnya bukan merupakan plagiat atas karya orang lain. Pengecekan plagiarisme ini menggunakan software yang bernama Turnitin. Software ini berguna untuk mendeteksi berapa persen sebuah karya tulis melakukan plagiarisme.

Setiap universitas memiliki ketetapan yang berbeda-beda tentang berapa persen plagiarisme diperbolehkan. Misalnnya di Universitas Andalas yang memberikan batasan plagiarisme sebesar 30%. namun secara umum persentase tingkat plagiarisme untuk artikel dan jurnal yang dipublikasikan secara online berkisar antara 15% hingga 25%. Dan untuk skripsi antara 25% hingga 45%.

Jadi, Plagiarisme diperbolehkan dalam persentase tertentu?

Tidak. Software Turnitin seringkali salah mengartikan apa yang disebut dengan plagiarisme misalnnya nomor halaman, halaman cover dan footnote dapat dideteksi sebagai plagiarisme sehingga angka yang diperoleh tak akan 0% plagiarisme di software ini sekalipun tak melakukan plagiarisme dalam arti sebenarnya.

Jika kalian ragu dengan software tersebut, ada alternatif Jasa Cek Turnitin yang mana akan di lakukan secara manual sehingga hasilnya lebih optimal dan profesional.