Barcode sudah menjadi penanda utama pada kemasan produk yang beredar di pasaran. Saat melakukan pemindaian, terkadang muncul kode panjang seperti hasil Barcode (90)NA11241400060. Kode semacam tersebut bukan sekadar deretan angka dan huruf, melainkan identitas resmi yang berkaitan langsung dengan izin edar, keamanan, serta kepercayaan konsumen terhadap produk. Dengan mengenali makna di balik barcode, pembaca bisa menilai kualitas dan status legal suatu barang sebelum digunakan.
Apa Itu Barcode ?
Barcode merupakan sistem penandaan berbentuk garis, angka, atau pola dua dimensi yang bisa dibaca mesin pemindai. Kode tersebut menyimpan data penting terkait produk, mulai dari identitas produsen, jenis barang, hingga nomor registrasi resmi.
Beberapa fungsi utama barcode antara lain:
Identifikasi produk secara cepat di toko ritel dan gudang
Pendukung pencatatan stok serta distribusi barang
Alat verifikasi keaslian dan izin edar
Media pelacakan produk dari produsen hingga konsumen
Pada produk kesehatan dan kosmetik, barcode tidak hanya berfungsi untuk transaksi, namun juga sebagai penunjuk status pendaftaran pada lembaga pengawas resmi.
Kode “(90)NA11241400060”
Saat memindai kemasan tertentu, hasil Barcode (90)NA11241400060 bisa muncul di layar pemindai. Setiap bagian kode tersebut memiliki arti tersendiri.
Makna kode (90)
Angka (90) merujuk pada Application Identifier dalam standar barcode dua dimensi. Penanda tersebut sering dipakai untuk menyimpan nomor izin edar atau informasi regulasi tambahan pada produk tertentu.
Makna NA11241400060
Rangkaian NA diikuti angka panjang menunjukkan nomor notifikasi atau nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Kode tersebut menandakan produk telah melewati tahapan penilaian dan tercatat secara resmi. Dengan begitu, hasil Barcode (90)NA11241400060 berkaitan langsung dengan legalitas edar suatu produk, khususnya kosmetik atau barang konsumsi tertentu.
Nomor registrasi semacam tersebut bisa dilacak lebih lanjut melalui layanan resmi pengecekan BPOM guna memastikan kecocokan data produk.
Cara Scan dan Verifikasi Barcode
Pemindaian barcode kini bisa dilakukan tanpa alat khusus. Banyak aplikasi gratis yang mendukung pembacaan barcode dua dimensi langsung melalui hp.
Beberapa cara yang bisa diterapkan:
Buka aplikasi pemindai barcode dari toko aplikasi
Arahkan kamera hp ke barcode pada kemasan
Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pemindaian
Catat kode yang muncul, misalnya hasil Barcode (90)NA11241400060
Setelah kode diperoleh, pengecekan lanjutan bisa dilakukan melalui layanan daring resmi. Nomor NA dapat dimasukkan ke sistem pencarian BPOM untuk melihat detail produk, nama produsen, serta status izin edarnya. Untuk referensi tambahan seputar regulasi, pembaca juga bisa mengunjungi situs rujukan seperti bpominfo.com informasi pendukung.
Legalitas Produk Berdasarkan Barcode
Barcode pada produk bukan hiasan visual semata. Pada hasil Barcode (90)NA11241400060, keberadaan nomor NA menandakan produk telah terdaftar secara resmi. Legalitas tersebut mencakup beberapa aspek:
Produk telah melalui penilaian administrasi dan teknis
Komposisi bahan tercatat dan diawasi
Distribusi berada dalam pengawasan regulator
Jika hasil pemindaian tidak menampilkan nomor registrasi atau datanya tidak ditemukan pada sistem resmi, konsumen perlu lebih waspada. Produk tanpa izin edar berpotensi menimbulkan risiko, khususnya bila digunakan dalam jangka panjang.
Manfaat Hasil Barcode
Kemampuan membaca hasil Barcode (90)NA11241400060 memberikan nilai tambah bagi konsumen maupun pelaku usaha. Bagi pembeli, informasi barcode membantu menilai kepercayaan terhadap produk sebelum membeli. Bagi penjual, barcode mendukung transparansi dan meningkatkan kredibilitas usaha.
Manfaat lainnya meliputi:
Menghindari produk palsu atau ilegal
Memastikan produk sesuai standar pengawasan
Mendukung kebiasaan belanja yang lebih selektif
Membantu pelacakan bila terjadi masalah pada produk
Dengan pemahaman yang baik, barcode berperan sebagai penghubung antara produsen, regulator, dan konsumen.
Tips Cek Barcode dengan Akurat
Agar hasil pemindaian tidak menimbulkan kesalahan tafsir, beberapa hal berikut layak diperhatikan:
Gunakan aplikasi pemindai yang mendukung barcode dua dimensi
Pastikan pencahayaan cukup saat melakukan pemindaian
Periksa ulang angka dan huruf yang muncul di layar
Cocokkan nomor registrasi dengan data resmi pada layanan BPOM
Jangan hanya mengandalkan satu sumber pengecekan
Cara tersebut membantu memastikan hasil Barcode (90)NA11241400060 benar-benar sesuai dengan data produk yang beredar di pasaran.
Hasil Barcode (90)NA11241400060 menunjukkan lebih dari sekadar kode teknis. Di balik rangkaian angka dan huruf tersebut terdapat informasi legalitas, keamanan, serta tanggung jawab produsen terhadap konsumen. Dengan kebiasaan memindai dan mengecek barcode, konsumen dapat mengambil keputusan yang lebih tepat saat memilih produk. Kebiasaan tersebut juga mendorong peredaran barang yang lebih tertib dan sesuai regulasi, sehingga pasar menjadi lebih aman dan transparan bagi semua pihak.
